Do'a Yang MengancamThis is a featured page

Hidup adalah petaka bagi Madrim. Pekerjaannya menjagi kuli serabutan di pasar, nyaris tak menghasilkan uang. Kantong jebol, utang berbukit. Istrinya, Leha (Titi Kamal)? Minggat pula. Ia juga diusir dari rumah kontraknya yang kumuh pula. Lapar and sendiri, mungkin itu yang dialami Madrim (Aming). Apalagi, ibunya adalah seorang pelacu. Uh, kasihan sekali nasibnya. So, ia pergi ke depan mimbar masjid, dan Madrim pun mengutuk Sang Pencipta,”Aku capek, ya Allah. Gue rajin salat dan bekerja mati-matian, tapi kenapa hidup gue begini?” After that, ia tak lagi beridadah and mengancam murtad jika Tuhan tak mengubah nasibnya dalam 3 hari. Puas menyerapah, Madrim berkelana dalam hujan sampe disambar geledek. Sejak itu… simsalabim! Hidupnya berubah.… seketika. Polisi menggamitnya untuk menangkapi para buron. And sebaliknya, penjahat pun berhasrat merekrutnya untuk mencari perlindungan. Kehidupan Madrim menanjak dengan gelimang uang. Kemiskinan menjadi sejarah baginya. Namun justru ia semakin menderita karena tak jua dipertemukan dengan sang istrinya, Leha. Lalu, bagaimana kisah akhir Madrim? Apakah ia bisa keluar dari masalahnya itu? And bisa ketemu lagi dengan istrinya, Leha kembali? Let we’ll see in cenema...


No user avatar
escampur
Latest page update: made by escampur , Oct 26 2008, 6:20 AM EDT (about this update About This Update escampur Do'a Yang Mengancam - escampur

174 words added

view changes

- complete history)
Keyword tags: Do'a Yang Mengancam
More Info: links to this page
There are no threads for this page.  Be the first to start a new thread.